find your happiness

Sudahlah mencari dia, carilah Dia pula.

Bahagia itu selalu ada dan banyak caranya. Kita hanya perlu bersyukur dan menyedari bahawa kita selalu memilikinya, meskipun hanya dalam cara paling sederhana. Begitulah monolog hati berbisik. Tapi aku terfikir, adakah itu suatu penyangkalan, bahawa hakikat bahagia hanya sementara?

Kamu tahu?

Bahagia ini seperti dipaksakan, aku tak lagi punya pilihan dan menganggap kamu kisah lama yang aku mesti lupa. Tak tahulah ini memang bahagia yang sesungguhnya atau imaginasi aku terlalu terlatih untuk mengada-ada? Entah.

Pernah, aku pandang sebuah pohon dengan tatapan penuh kagum. Sebab, bagaimana pohon itu boleh tetap berdiri tegak, sementara melihat dedaunan yang selama ini dipertahankannya, jatuh gugur satu per satu dan kemudian meninggalkan? Atau, ini hanya salah satu cara Dia untuk mengajar aku agar menjadi lebih kuat?

Kuat itu aku, yang telah lama jauh terjatuh pada kamu, tahu sakitnya luka, namun terus mengulanginya saja. Haih. Lemah itu kamu, datang sebab terluka, lalu pergi sebab bosan dijaga. Hish. Mungkin, jika ada kekacauan berlaku di bumi dan semua hal jadi terbalik, aku baru faham cara kamu yang mudah pergi. Atau kamu kelak faham cara aku yang keras kepala selalu menanti.

Lalu, aku harus ke mana?
Sebenarnya, aku harus bagaimana?

Menerima kamu yang muncul tiba-tiba dan merelakan begitu saja padahal tak rela? Kamu ingin siapa? Seseorang dengan perasaan sekeras batu dan sikap sediam patung?

Mungkin, sejak awal kita tak seharusnya bertemu. Agar tak ada rasa yang bertamu. Mungkinlah.

Ingatlah, jika aku hanya menyakiti kamu, berhentilah mencari aku. Sebab nanti, aku yang lebih dahulu menemukan kamu. Jika tak kamu temukan aku, tetaplah jangan mencari. Sebab mungkin yang ingin kamu temukan bukanlah aku, melainkan diri kamu yang lain, yang sejak lama ada padaku.

Maka, teruslah jangan mencari aku, hanya sebab kamu tak mahu merasa sendiri. Aku harap saat itu aku telah cukup menjadi ego dengan menutup rasa dari apapun yang aku tahu boleh membuat kamu menangis

No comments:

Post a Comment